Skip to content

Rumah Kedamaian

April 17, 2010

Sebuah intisari dari tulisan Gede Prama..

Banyak dari kita yang punya pandangan sendiri mengenai hidup. Kita bebas memaknai hidup sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Bagi saya hidup adalah sebuah guest house. Tamu yang datang adalah kebahagiaan, kesedihan, pujian, cacian, anugerah, bencana, dsb. Oleh karena itu, BELAJARLAH UNTUK SELALU TERSENYUM! Mengapa? Karena senyum merupakan hal dasar untuk menciptakan guest house yang nyaman, indah, dan damai.

Rumah kedamaian sesungguhnya adalah tempat di mana semuanya diterima dengan senyuman. Semuanya sudah ada hukumnya, sesederhana menyentuh air kemudian basah, menyentuh api kemudian terbakar.

Tatkala semua bermandikan senyuman, kesadaran akan membimbing manusia menjumpai taman kedamaian idah nan menawan. Bukan serba membahagiakan, tapi serba senyuman. Di taman kebahagiaan ini, setiap pagi manusia bergumam tenang, ada 24 jam yang segar untuk diisi dengan senyuman karena senyuman membantu kita memasuki hari dengan kelembutan, dengan pengertian.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: